Didampingi Kakanwil Ditjenpas Jateng, Stafsus Menteri Kunjungi Lapas Pekalongan

    Didampingi Kakanwil Ditjenpas Jateng, Stafsus Menteri Kunjungi Lapas Pekalongan
    Didampingi Kakanwil Ditjenpas Jateng, Stafsus Menteri Kunjungi Lapas Pekalongan

    Kota Pekalongan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan menerima kunjungan Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bidang Hubungan Kemasyarakatan, Ahmad Fanani, pada Rabu (11/02/2026) pukul 14.00 WIB.

    Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau secara langsung kondisi Lapas Pekalongan yang masih terdampak banjir di sejumlah area.

    Staf Khusus didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso, dan disambut langsung oleh Kepala Lapas Pekalongan, Teguh Suroso. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kalapas Batang, Karutan Pekalongan, Karutan Pemalang, Kabapas Pekalongan, serta perwakilan dari Kantor Imigrasi Pemalang.

    Dalam peninjauan tersebut, Ahmad Fanani bersama rombongan berkeliling ke sejumlah titik terdampak, di antaranya area blok hunian, poliklinik, area kegiatan kerja, serta dapur Lapas. Meski masih terdapat genangan di beberapa lokasi, kegiatan layanan dan pembinaan bagi warga binaan tetap berjalan dengan penyesuaian situasi di lapangan.

    Ahmad Fanani memberikan semangat kepada jajaran petugas agar tetap menjalankan tugas secara profesional di tengah kondisi yang menantang. Ia juga menawarkan alternatif solusi berupa pembangunan jalan fungsional sementara guna mendukung kelancaran mobilitas dan aktivitas kerja di dalam Lapas selama masa penanganan banjir.

    “Kondisi ini jangan sampai menghambat pelayanan dan pembinaan. Tetap semangat, jaga kekompakan, dan pastikan hak-hak warga binaan tetap terpenuhi. Kita dorong solusi jangka pendek seperti pembangunan akses jalan fungsional sementara agar kegiatan tetap berjalan optimal, ” pesan Ahmad Fanani.

    Selain meninjau kondisi terdampak banjir, Staf Khusus juga mengapresiasi produktivitas kegiatan kerja warga binaan yang tetap berjalan. Salah satunya adalah kegiatan menjahit yang tengah menyelesaikan pesanan dari pihak ketiga berupa baju koko.

    Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan kemandirian di Lapas Pekalongan tetap eksis dan produktif meskipun dalam situasi darurat.

    Sementara itu, Kalapas Pekalongan, Teguh Suroso, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari Staf Khusus Menteri serta jajaran Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah.

    "Seluruh jajaran Lapas Pekalongan berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan terbaik serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di tengah kondisi banjir, " ungkapnya. 

    Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antar Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan serta memberikan motivasi bagi seluruh jajaran dalam menghadapi berbagai tantangan dengan tetap mengedepankan profesionalisme dan semangat pengabdian.

    (Humas Lapas Pekalongan) 

    jawa tengah kota pekalongan lapas pekalongan
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Belajar Jadi Pribadi Lebih Baik, Warga Binaan...

    Artikel Berikutnya

    Siapkan Bekal Kerja, Warga Binaan Lapas...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Ketua Umum PP Hima Persis: Makan Bergizi Gratis adalah Sebuah Investasi Peradaban
    Hima Persis Dukung Penuh Program Makan Bergizi Gratis untuk Masa Depan Indonesia
    Ashabul Kahfi: Program MBG Investasi Gizi untuk Generasi Emas dan Ekonomi Kerakyatan
    Program Makan Bergizi NTB, Jangkau 2 Juta Jiwa Penerima Manfaat dan Serap 31 Ribu Tenaga Kerja Hingga 2026
    Tindak Lanjut Koordinasi dengan Walikota, Lapas Pekalongan Mulai Normalisasi Drainase

    Ikuti Kami