Kota Pekalongan - Suasana di ruang Bimbingan Kerja (Bimker) Lapas Kelas IIA Pekalongan pagi ini terlihat sangat sibuk. Sejumlah warga binaan tampak fokus menyelesaikan proyek pengerjaan menjahit pada Jumat pagi (13/02/2026)..
Kegiatan produksi ini sudah dimulai sejak pukul 09.00 WIB dengan target penyelesaian yang tepat waktu.

Dalam kegiatan ini, para warga binaan didampingi langsung oleh Kasubsi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja, Sahren. Mereka sudah terampil dalam mengoperasikan mesin jahit, mengikuti pola pakaian, hingga menghasilkan jahitan yang rapi dan berkualitas.

Aktivitas ini menjadi bukti nyata bahwa program pembinaan di Lapas Pekalongan telah berhasil mencetak tenaga kerja yang terampil dan siap pakai.
Sahren memantau jalannya produksi untuk memastikan setiap detail jahitan memenuhi standar yang diinginkan. Mengingat Pekalongan adalah pusat industri pakaian, pengerjaan proyek konveksi di dalam Lapas ini menjadi sarana kerja yang sangat produktif bagi mereka.
Kepala Lapas Pekalongan, Teguh Suroso, memberikan apresiasi atas kerja keras para warga binaan yang sudah masuk ke tahap produksi ini.
"Pekalongan adalah kota konveksi, dan hari ini warga binaan kami membuktikan bahwa mereka sudah mampu bekerja secara profesional. Proyek pengerjaan jahit ini adalah modal nyata bagi mereka. Saya ingin mereka terus menjaga kualitas kerjanya, sehingga pengalaman kerja di Bimker bisa menjadi bekal kuat saat mereka kembali ke masyarakat nanti, " kata Teguh Suroso.
(Humas Lapas Pekalongan)
