Belajar Saling Menghargai, Begini Cara WBP Katolik Lapas Pekalongan Perkuat Toleransi

    Belajar Saling Menghargai, Begini Cara WBP Katolik Lapas Pekalongan Perkuat Toleransi
    Belajar Saling Menghargai, Begini Cara WBP Katolik Lapas Pekalongan Perkuat Toleransi

    Kota Pekalongan – Sebagai wujud pemenuhan hak beribadah dan pembinaan kepribadian bagi seluruh warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan menyelenggarakan kegiatan ibadah rutin bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) beragama Katolik pada Jumat (23/01/2026).

    Kegiatan ibadah kali ini dilaksanakan di Aula Ki Hajar Dewantara Lapas Pekalongan, sebagai bentuk penyesuaian kondisi karena sejumlah blok hunian dan Gereja El Shadai tengah terdampak banjir. Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat warga binaan untuk tetap melaksanakan ibadah dengan khidmat.

    Ibadah dipimpin oleh Prodiakon Bapak Bowen dari Gereja Katolik Santo Petrus Pekalongan. Dengan mengangkat tema “Saling Menghargai Sesama Hamba Allah”, Bapak Bowen mengajak ke-11 warga binaan yang hadir untuk merefleksikan pentingnya nilai kasih, toleransi, serta sikap saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut menjadi penguatan rohani sekaligus bekal moral bagi warga binaan dalam menjalani masa pembinaan.

    Kepala Lapas Pekalongan, Teguh Suroso, menegaskan bahwa kegiatan keagamaan merupakan bagian integral dari proses pembinaan kepribadian warga binaan.

    “Kegiatan keagamaan ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang kami berikan kepada warga binaan. Melalui penguatan nilai-nilai iman, kami berharap warga binaan dapat melakukan perbaikan diri, menumbuhkan sikap saling menghargai, serta memiliki bekal moral yang kuat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya, ” ujar Teguh.

    Pelaksanaan ibadah berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Para warga binaan mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan disiplin dan antusias, meskipun dilaksanakan di lokasi sementara. Melalui kegiatan ini, Lapas Pekalongan terus berupaya menghadirkan pembinaan yang humanis dan inklusif, serta memastikan hak beribadah warga binaan tetap terpenuhi dalam segala kondisi.

    Seluruh kegiatan berjalan aman dan lancar di bawah pengawasan serta pendampingan petugas Bimkemaswat Lapas Pekalongan.

    (Humas Lapas Pekalongan) 

    kota pekalongan lapas pekalongan wbp lapas pekalongan
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Rebana Time, Begini cara WBP Lapas Pekalongan...

    Artikel Berikutnya

    Tetap Produktif di Tengah Banjir, Warga...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Blok M, Magnet Ekonomi Kreatif Baru Jakarta
    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!
    120 Huntap Bencana Tapanuli Selatan Siap Dihuni, Jadi Pilot Project Nasional

    Ikuti Kami