Kota Pekalongan – Bertempat di Gereja El Shadai, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan kembali melaksanakan kegiatan pembinaan kepribadian mental rohani bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Kristen pada Selasa (06/01/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini diselenggarakan dalam bentuk kebaktian bersama dengan menggandeng tim pelayanan dari GKI Pekalongan.

Sebanyak sembilan orang warga binaan tampak mengikuti jalannya ibadah dengan penuh khidmat. Kehadiran perwakilan GKI Pekalongan dalam kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pendampingan spiritual serta bimbingan moral, sehingga para warga binaan dapat lebih mendekatkan diri kepada Tuhan selama menjalani masa pembinaan. Melalui nyanyian pujian dan renungan firman, kegiatan ini dirancang untuk menyentuh sisi psikologis dan spiritual peserta agar memiliki mentalitas yang lebih kuat dan positif.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekalongan, Teguh Suroso, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dalam proses pembentukan karakter warga binaan.
“Pembinaan mental rohani menjadi pondasi utama dalam membentuk pribadi warga binaan yang lebih baik. Kami berharap melalui kegiatan kebaktian ini, warga binaan Kristen dapat memperkuat keimanan, menumbuhkan kesadaran diri, serta memiliki bekal moral yang positif saat kembali ke masyarakat, ” ujar Teguh.
Jalannya kebaktian berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif. Fokus utama dari program rutin ini adalah peningkatan kualitas spiritualitas bagi WBP Kristen sebagai bagian dari proses pemulihan karakter. Seluruh rangkaian kegiatan juga mendapatkan pengamanan serta pendampingan langsung dari petugas Lapas Kelas IIA Pekalongan untuk memastikan ibadah berjalan lancar hingga selesai.
Sebagai bentuk akuntabilitas kinerja, hasil pelaksanaan kegiatan kebaktian ini dilaporkan kepada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah sebagai bahan monitoring dan evaluasi terhadap efektivitas program bimbingan keagamaan di Lapas Pekalongan.
(Humas Lapas Pekalongan)

Updates.