Lapas Pekalongan Gelar Penyuluhan Kesehatan Kegawatdaruratan bagi Warga Binaan, Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Keselamatan

    Lapas Pekalongan Gelar Penyuluhan Kesehatan Kegawatdaruratan bagi Warga Binaan, Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Keselamatan
    Lapas Pekalongan Gelar Penyuluhan Kesehatan Kegawatdaruratan bagi Warga Binaan, Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Keselamatan

    Kota Pekalongan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan melaksanakan kegiatan Penyuluhan Kesehatan tentang Pertolongan Pertama Kegawatdaruratan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Selasa (13/01/2026).

    Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai ini dilaksanakan oleh tim kesehatan Lapas Pekalongan, didampingi petugas regu pengamanan (Rupam) serta peserta magang.

    Penyuluhan kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan WBP dalam menghadapi situasi kegawatdaruratan medis yang dapat terjadi sewaktu-waktu di dalam lingkungan lapas.

    Dalam penyampaian materi, tim kesehatan memberikan pemahaman dasar mengenai langkah-langkah pertolongan pertama, penanganan kondisi darurat, serta pentingnya respon cepat dan tepat untuk meminimalkan risiko yang lebih fatal.

    Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar, serta mendapat antusiasme yang baik dari para warga binaan. Selain sebagai sarana edukasi, penyuluhan ini juga menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif Lapas Pekalongan dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan aman.

    Kepala Lapas Kelas IIA Pekalongan, Teguh Suroso, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab Lapas dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi warga binaan.

    “Penyuluhan kegawatdaruratan ini sangat penting agar warga binaan memiliki pengetahuan dasar dalam memberikan pertolongan pertama, baik untuk diri sendiri maupun sesama. Dengan kesiapsiagaan yang baik, kita dapat meminimalkan risiko yang lebih besar apabila terjadi kondisi darurat, ” ujar Teguh.

    Lebih lanjut, Kalapas menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan di dalam lapas melalui kegiatan edukatif dan kolaboratif.

    “Kami berkomitmen untuk melaksanakan penyuluhan kesehatan secara berkelanjutan serta memperkuat koordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat guna meningkatkan kapasitas petugas dan melengkapi sarana prasarana pendukung kegawatdaruratan, ” tambahnya.

    Seluruh hasil pelaksanaan serta tindak lanjut kegiatan ini akan dilaporkan kepada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah sebagai bentuk akuntabilitas dan sinergi kelembagaan.

    (Humas Lapas Pekalongan) 

    jawa tengah pekalongan lapas pekalongan wbp lapas pekalongan
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Kakanwil Ditjenpas Jawa Tengah Apresiasi...

    Artikel Berikutnya

    Wujudkan 15 Program Aksi Menteri, Lapas...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!
    120 Huntap Bencana Tapanuli Selatan Siap Dihuni, Jadi Pilot Project Nasional
    Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Hadiri Sertijab Danskadron Udara 11
    KemenTrans Dukung Penuntasan Kasus Korupsi Lahan Transmigrasi di Kutai Kartanegara

    Ikuti Kami