Kota Pekalongan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan menerima bantuan 140 Mushaf Al-Qur’an dari Yayasan Al-Fatihah, Selasa pagi (10/03/2026 sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan keagamaan bagi warga binaan.
Bantuan tersebut diperuntukkan khususnya bagi santri Pondok Pesantren Darul Ulum yang berada di lingkungan Lapas Kelas IIA Pekalongan.

Penyerahan bantuan Mushaf Al-Qur’an dilaksanakan di lingkungan Lapas Kelas IIA Pekalongan dan menjadi bagian dari upaya memperkuat kegiatan pembinaan kerohanian bagi warga binaan, khususnya dalam meningkatkan kemampuan membaca, mempelajari, serta menghafal Al-Qur’an.
Kepala Lapas Kelas IIA Pekalongan, Teguh Suroso, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Yayasan Al-Fatihah terhadap kegiatan pembinaan keagamaan di Lapas Pekalongan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat bermanfaat untuk menunjang kegiatan belajar mengajar Al-Qur’an bagi warga binaan yang mengikuti program pesantren di dalam lapas.
“Bantuan Mushaf Al-Qur’an ini diharapkan dapat semakin meningkatkan semangat warga binaan dalam mempelajari dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai bagian dari proses pembinaan kepribadian, ” ujar Teguh Suroso.
Dengan adanya tambahan Mushaf Al-Qur’an tersebut, diharapkan kegiatan pembelajaran agama Islam di Pondok Pesantren Darul Ulum Lapas Pekalongan dapat berjalan lebih optimal. Program pembinaan keagamaan ini juga menjadi salah satu upaya Lapas dalam membentuk karakter warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan penerimaan bantuan Mushaf Al-Qur’an tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, serta menjadi bagian dari komitmen Lapas Pekalongan dalam memperkuat program pembinaan kerohanian bagi warga binaan.
(Humas Lapas Pekalongan)
