Petugas Kesehatan Lapas Pekalongan Tanggap Tangani WBP Alami Gangguan Kesehatan

    Petugas Kesehatan Lapas Pekalongan Tanggap Tangani WBP Alami Gangguan Kesehatan
    Petugas Kesehatan Lapas Pekalongan Tanggap Tangani WBP Alami Gangguan Kesehatan

    Kota Pekalongan – Petugas layanan kesehatan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan menunjukkan respons cepat dan profesional dalam menangani gangguan kesehatan yang dialami Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

    Seorang WBP langsung mendapatkan pemeriksaan dan perawatan intensif setelah dilaporkan mengalami keluhan kesehatan, Senin (09/02/2026).

    Warga Binaan tersebut diketahui mengeluhkan vertigo, mual, muntah, serta diare. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas kesehatan Lapas Pekalongan segera melakukan pemeriksaan medis secara menyeluruh, termasuk pengecekan Gula Darah Sewaktu (GDS) dengan hasil 92 mg/dL.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan dan kondisi klinis yang dialami, petugas kesehatan dengan sigap mengambil langkah medis dengan memindahkan WBP dari Blok G1 ke ruang rawat Klinik Lapas Pekalongan. Pemindahan dilakukan untuk memastikan warga binaan mendapatkan perawatan dan pemantauan kesehatan lebih lanjut secara optimal.

    Proses penanganan dan pemindahan warga binaan ke ruang rawat klinik dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang berlaku, di bawah pengawasan petugas, serta berlangsung aman dan lancar.

    Kepala Lapas Pekalongan, Teguh Suroso, menegaskan bahwa pelayanan kesehatan bagi warga binaan merupakan prioritas utama.

    “Kami berkomitmen memberikan layanan kesehatan yang cepat, tepat, dan sesuai standar. Setiap keluhan WBP akan segera ditindaklanjuti oleh petugas kesehatan agar kondisi mereka tetap terpantau dan tertangani dengan baik, ” ujarnya.

    Selama masa perawatan, petugas kesehatan Lapas Pekalongan akan terus melakukan pemantauan kondisi warga binaan secara berkala, memberikan terapi dan pengobatan sesuai indikasi medis, serta mendokumentasikan perkembangan kesehatannya. Apabila diperlukan, pihak Lapas juga siap berkoordinasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan rujukan untuk penanganan lanjutan.

    Langkah responsif ini menjadi wujud nyata komitmen Lapas Kelas IIA Pekalongan dalam menjamin hak dasar warga binaan, khususnya di bidang pelayanan kesehatan, sebagai bagian dari penyelenggaraan pemasyarakatan yang humanis dan profesional.

    (Humas Lapas Pekalongan) 

    jawa tengah pekalongan lapas pekalongan
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Kalapas Pekalongan Teguh Suroso dan Jajaran...

    Artikel Berikutnya

    Tetap Produktif di Tengah Dampak Banjir,...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Ketua Umum PP Hima Persis: Makan Bergizi Gratis adalah Sebuah Investasi Peradaban
    Hima Persis Dukung Penuh Program Makan Bergizi Gratis untuk Masa Depan Indonesia
    Ashabul Kahfi: Program MBG Investasi Gizi untuk Generasi Emas dan Ekonomi Kerakyatan
    Program Makan Bergizi NTB, Jangkau 2 Juta Jiwa Penerima Manfaat dan Serap 31 Ribu Tenaga Kerja Hingga 2026
    Tindak Lanjut Koordinasi dengan Walikota, Lapas Pekalongan Mulai Normalisasi Drainase

    Ikuti Kami