Panen Terong di Lapas Pekalongan, Warga Binaan dan Peserta Magang Perkuat Kemandirian Pangan

    Panen Terong di Lapas Pekalongan, Warga Binaan dan Peserta Magang Perkuat Kemandirian Pangan
    Panen Terong di Lapas Pekalongan, Warga Binaan dan Peserta Magang Perkuat Kemandirian Pangan

    Kota Pekalongan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan kembali menunjukkan komitmennya dalam program pembinaan kemandirian melalui kegiatan panen terong yang melibatkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bersama peserta magang, Senin (02/03/2026) pukul 08.30 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan di lahan budidaya terong area Kegiatan Kerja (Giatja) Lapas Pekalongan.

    Kegiatan panen ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang telah berjalan selama kurang lebih dua bulan. Dengan memanfaatkan lahan yang tersedia, budidaya terong menjadi salah satu upaya produktif yang tidak hanya mendukung ketahanan pangan di lingkungan Lapas, tetapi juga memberikan bekal keterampilan bagi Warga Binaan.

    Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pengarahan oleh petugas Giatja, kemudian dilanjutkan dengan proses pemanenan bersama antara Warga Binaan dan peserta magang.

    Seluruh hasil panen yang telah dikumpulkan kemudian ditimbang dan dicatat sebagai bagian dari administrasi pembinaan. Dari kegiatan tersebut, diperoleh hasil panen terong sebanyak 3, 5 kilogram dengan kondisi yang baik.

    Selain untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dapur Lapas, hasil panen juga berpotensi untuk dipasarkan sebagai sumber pemasukan program pembinaan. Bahkan, sebagian hasil dapat diberikan kepada Warga Binaan dalam bentuk premi sebagai bentuk apresiasi atas kerja yang telah dilakukan.

    Kepala Lapas Pekalongan, Teguh Suroso, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga pada proses pembelajaran yang didapatkan oleh Warga Binaan.

    “Melalui kegiatan ini, Warga Binaan tidak hanya belajar bertani, tetapi juga memahami nilai kerja keras, tanggung jawab, serta memiliki bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti, ” ujarnya.

    Ke depan, Lapas Pekalongan akan terus mengembangkan program pembinaan berbasis kemandirian dengan meningkatkan teknik perawatan tanaman, penambahan sarana pendukung, serta evaluasi berkala guna memperoleh hasil yang lebih optimal.

    Melalui kegiatan ini, Lapas Pekalongan kembali menegaskan perannya sebagai institusi pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pemberdayaan Warga Binaan agar siap kembali ke masyarakat dengan keterampilan yang bermanfaat.

    (Humas Lapas Pekalongan) 

    kota pekalongan lapas pekalongan panen terong maganghub lapas pekalongan
    Narsono Son

    Narsono Son

    Artikel Sebelumnya

    Lapas Pekalongan hadiri Rakor Lintas Sektoral...

    Artikel Berikutnya

    Lapas Pekalongan hadirkan Layanan Psikologis...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Sony Sonjaya: BGN Dorong Penguatan Industri Peternakan untuk Ketahanan Pangan dan Perbaikan Gizi
    Unhas Makassar Dorong Gizi Anak Lewat Dapur Bergizi Gratis
    Dr. Hendri: DNA Partai Politik Harus Dibangun dengan Pendekatan Kesejahteraan, Teknologi Informasi dan Artificial Intelligent
    Abdullah Rasyid: Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian
    Dr. Muhd Naf'an: Literasi Hukum Kunci Keadilan Sejati di Indonesia

    Ikuti Kami