Kota Pekalongan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan turut ambil bagian dalam menyukseskan gelaran Piala Imipas Jawa Tengah yang diselenggarakan pada Sabtu (14/02/2026).
Dalam ajang tersebut, Lapas Pekalongan mengirimkan dua perwakilan pemain yang tergabung dalam Tim Karesidenan Pekalongan.

Kompetisi yang mempertemukan satuan kerja di lingkungan Pemasyarakatan dan Imigrasi se-Jawa Tengah ini berlangsung meriah dan penuh semangat sportivitas. Tim Karesidenan Pekalongan tergabung dalam Grup B bersama Karesidenan Semarang B, Imigrasi Jateng, Karesidenan Solo, dan Karesidenan Kedu.

Pada pertandingan perdana, Karesidenan Pekalongan sukses mengalahkan Karesidenan Kedu dengan skor 2-0. Tren positif berlanjut di laga kedua saat menghadapi Karesidenan Solo dengan skor 2-0, serta kemenangan ketiga melawan Imigrasi Jateng dengan skor 2-0.

Namun pada laga terakhir fase grup, Karesidenan Pekalongan harus mengakui keunggulan Karesidenan Semarang B dengan skor tipis 0-1. Meski demikian, hasil tersebut mengantarkan Karesidenan Pekalongan sebagai runner-up Grup B dan berhak melaju ke babak semifinal.
Di babak semifinal, Karesidenan Pekalongan berhadapan dengan Karesidenan Pati dan harus menerima kekalahan dengan skor 0-2. Pada laga perebutan juara ketiga melawan Karesidenan Nusakambangan-Cilacap, pertandingan berlangsung sengit dan berakhir imbang 1-1 di waktu normal. Penentuan melalui adu penalti dimenangkan Karesidenan Pekalongan dengan skor 3-2, sehingga berhasil meraih peringkat ketiga.
Kehadiran Lapas Pekalongan dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm. Kamtib), Muhtadi, yang hadir mewakili Kepala Lapas Pekalongan, Teguh Suroso. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Kepala Lapas Batang yang hadir mewakili Koordinator Wilayah (Korwil) Pekalongan.
Dalam keterangannya, Muhtadi menyampaikan apresiasi atas perjuangan tim serta pentingnya ajang tersebut sebagai sarana mempererat kebersamaan.
“Kegiatan ini bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat soliditas, sinergi, dan kebersamaan antar jajaran Imigrasi dan Pemasyarakatan di Jawa Tengah. Kami bangga atas perjuangan tim Karesidenan Pekalongan yang telah menunjukkan semangat juang dan sportivitas hingga meraih juara ketiga, ” ujar Muhtadi.
Prestasi yang diraih tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Lapas Pekalongan untuk terus menjaga kekompakan, semangat kebersamaan, serta mendukung setiap kegiatan positif di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
(Humas Lapas Pekalongan)

Updates.