Kota Pekalongan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekalongan menerima kunjungan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekalongan bersama tim konsultan dalam rangka melakukan pengukuran elevasi ketinggian tanah sebagai langkah awal penanganan banjir, Senin (23/02/2026) pukul 10.00 WIB.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari upaya berkelanjutan dalam mengatasi permasalahan banjir yang selama ini terjadi di lingkungan Lapas Pekalongan. Tim dari Dinas PUPR bersama konsultan melakukan survei lapangan secara langsung guna menghitung elevasi ketinggian tanah sebagai dasar perencanaan teknis dan penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pengukuran di beberapa titik strategis, di antaranya area pompa (pos 1 dan pos 2) serta bagian depan Lapas. Kegiatan ini turut didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP), Eko Budihartanto, Kasubag Tata Usaha, Anton Abdul Majid, Kaur Umum, F. Ananda Wibisono, serta staf terkait guna memastikan proses survei berjalan optimal dan sesuai kebutuhan di lapangan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat diperoleh data teknis yang akurat sebagai dasar dalam menentukan langkah penanganan banjir yang efektif dan berkelanjutan. Sinergi antara Lapas Pekalongan dan Dinas PUPR Kota Pekalongan menjadi bagian penting dalam menciptakan solusi yang tepat terhadap permasalahan tersebut.

Kepala Lapas Pekalongan, Teguh Suroso, menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Dinas PUPR guna mempercepat penanganan banjir.
“Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan instansi terkait agar permasalahan banjir ini dapat segera ditangani secara optimal demi mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi di Lapas, ” ujarnya.
Melalui langkah konkret ini, Lapas Pekalongan menunjukkan keseriusannya dalam melakukan pembenahan lingkungan serta menciptakan kondisi yang aman dan kondusif bagi seluruh warga binaan maupun petugas.
(Humas Lapas Pekalongan)
